Deep Learning dalam Perspektif Al Quran (Kajian Tafsir Maudhui)
Keywords:
Quranic Verses, Thematic Exegesis, Deep LearningAbstract
Penelitian ini menganalisis konsep deep learning dari perspektif Al-Qur'an sebagai respons terhadap kebijakan Pembelajaran Mendalam yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dengan konsep deep learning. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer (Al-Qur'an) dan sekunder (kitab tafsir dan literatur ilmiah). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an mengandung prinsip-prinsip pembelajaran mendalam yang sejalan dengan tiga karakteristik deep learning: joyful learning, mindful learning, dan meaningful learning. Deep learning menekankan pentingnya berpikir kritis dan tidak mengikuti sesuatu tanpa ilmu, mengajarkan tentang hikmah sebagai pembelajaran yang berkesadaran, serta menjelaskan nilai pembelajaran yang bermakna dalam meningkatkan derajat orang beriman dan berilmu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep deep learning memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur'an, sehingga implementasinya dalam pendidikan Islam dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga spiritual dan karakter siswa secara holistik.


